Tuesday, July 28, 2020

Bagaimana Pengaruh Backlink Pada Website Anda? oleh - seputararduino.xyz

Halo sahabat selamat datang di website seputararduino.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Bagaimana Pengaruh Backlink Pada Website Anda? oleh - seputararduino.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Banyak blogger yang baru saja memulai sebuah blog atau para pemilik situs web baru sering kesulitan memahami apa arti “backlink”.

Backlink adalah tautan apa pun di dalam situs web yang menunjuk kembali ke situs web Anda. Backlink bisa bentuk kutipan/kata, di mana sebuah halaman membahas tentang topik yang berkaitan dengan situs web Anda, layanan dari web Anda, atau produk dari web Anda dan kemudian merujuk ke situs web Anda. Backlink adalah salah satu dari banyak metrik yang digunakan oleh Google untuk mengukur nilai suatu halaman. Backlink kadang-kadang disebut sebagai inbound link.

Backlink harus alami, hal ini berarti bahwa situs web tidak boleh menggunakan cara buatan untuk membuat backlink untuk situs web mereka sendiri. Kualitas backlink jauh lebih penting daripada kuantitasnya. Dari dulu, para pakar SEO selalu fokus pada beberapa kriteria peringkat utama dalam mesin pencari seperti backlink, metadata, dan optimasi pada halaman.

Selama bertahun-tahun, berbagai proses SEO telah tumbuh dan berubah sebagai respon terhadap banyak faktor baru yang berkontribusi pada bagaimana Google menentukan peringkat situs web Anda. Dimana untuk saat ini faktor yang sangat dominan adalah mobile friendly, kecepatan situs, dan https, meskipun ada lebih banyak hal untuk mencapai peringkat yang baik daripada ini faktor-faktor tersebut.

Apakah backlink masih penting saat ini?

Jawaban singkatnya adalah YA, Backlink tetap menjadi faktor penting untuk peringkat pencarian organik. Teknik yang terlibat dalam mendapatkan backlink disebut link building. Terlepas dari pengunjung web Anda mengklik tautan atau tidak, backlink harus relevan dengan topik. Ketika Anda mendapatkan tautan dari situs web yang diotorisasi, visibilitas online Anda meningkat dengan cepat.

Ketika konten Anda menghasilkan banyak backlink berkualitas tinggi, Anda mendapatkan tiga faktor penting dalam penentuan peringkat di mesin pencari yaitu: jumlah backlink, otoritas tautan, dan keanekaragaman tautan.

Sangat menarik, hingga saat ini masih banyak faktor dalam menentukan peringkat tetap sama sejak awal SEO itu diperkenalkan. Konten tetap merupakan inti dari strategi SEO yang baik, sama seperti dua puluh tahun yang lalu. Optimalisasi pada halaman, seperti meta tag, dan backlink adalah kriteria utama dalam algoritma peringkat Google.

Itulah tadi informasi dari slot online mengenai Bagaimana Pengaruh Backlink Pada Website Anda? oleh - seputararduino.xyz dan sekianlah artikel dari kami seputararduino.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Sunday, July 26, 2020

Daftar Distro Linux Paling Populer 2020 oleh - seputararduino.xyz

Halo sahabat selamat datang di website seputararduino.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Daftar Distro Linux Paling Populer 2020 oleh - seputararduino.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Tahun 2017, saya pernah menulis artikel mengenai distro linux paling populer pada tahun 2017. Ternyata sekarang tahun 2020, tidak terlalu banyak perubahan yang terjadi.

Perkembangan sistem operasi linux sebenarnya sangat cepat. Kendala-kendala dulu sepertinya driver hardware serta kesulitan menginstall aplikasi, saat ini sudah semakin sedikit. Sebenarnya sangat mudah sekali mengenalkan linux pada pengguna komputer pemula. Sayangnya kebanyakan di berbagai jenjang pendidikan, sistem operasi yang digunakan adalah yang berbayar. Sering sekali ketika ada pengguna yang berniat menggunakan linux, kemudian akan sedikit kebingungan karena banyaknya pilihan distro linux yang ada. Mungkin Anda bisa mencoba dari salah satu distro linux di bawah ini.

Berikut ini deretan distro linux paling populer saat ini:

  1. MX Linux

    MX Linux, distribusi Linux berorientasi desktop yang berbasis pada Debian, distro linux ini adalah usaha kerjasama antara antiX dan komunitas Linux MEPIS sebelumnya. Menggunakan Xfce sebagai desktop default, MX Linux adalah sistem operasi kelas menengah yang dirancang untuk menggabungkan desktop yang elegan dan efisien dengan konfigurasi sederhana, stabilitas tinggi, dan kinerja solid.
    Download di sini.
  2. Manjaro
    manjaro
    Manjaro Linux adalah sistem operasi cepat, user-friendly, berorientasi desktop yang berbasis pada Arch Linux. Fitur utama termasuk proses instalasi yang mudah, deteksi perangkat keras otomatis, model launcher yang stabil, kemampuan untuk menginstal beberapa kernel, skrip Bash khusus untuk mengelola driver grafis dan konfigurasi desktop yang kompleks. Manjaro Linux menawarkan Xfce sebagai opsi desktop utama, serta KDE, GNOME, dan edisi Net minimalis untuk pengguna yang lebih mahir.
    Download di sini.
  3. Mint
    linux mint
    Linux Mint adalah distribusi Linux berbasis Ubuntu yang tujuannya adalah untuk memberikan pengalaman desktop klasik dengan banyak tool yang nyaman dan bisa dikustomasi serta dukungan multimedia opsional yang tidak diperlukan. Linux Minta juga menambahkan desktop dan menu kustom, beberapa alat konfigurasi unik, dan antarmuka instalasi paket berbasis web. Linux Mint kompatibel dengan repositori perangkat lunak Ubuntu.
    Download di sini.
  4. Ubuntu
    ubuntu
    Ubuntu adalah sistem operasi Linux desktop yang lengkap, tersedia secara gratis dengan dukungan komunitas dan profesional. Komunitas Ubuntu dibangun di atas ide-ide yang diabadikan dalam Ubuntu Manifesto: bahwa perangkat lunak harus tersedia secara gratis, bahwa perangkat perangkat lunak harus dapat digunakan oleh orang-orang dalam bahasa lokal mereka, dan bahwa orang harus memiliki kebebasan untuk menyesuaikan dan mengubah perangkat lunak mereka dengan cara apa pun yang mereka inginkan. “Ubuntu” adalah kata Afrika kuno, yang berarti “kemanusiaan bagi orang lain”. Distribusi Ubuntu membawa semangat Ubuntu ke dunia perangkat lunak.
    Download di sini.
  5. Debian
    debian
    Proyek Debian adalah asosiasi banyak individu yang telah bekerja sama untuk menciptakan sistem operasi open source. Debian hadir dengan lebih dari 50.000 paket (perangkat lunak terkompilasi yang dibundel dalam format yang bagus untuk kemudahan instalasi di mesin Anda) dan semuanya gratis. Ada banyak sekali distro turunan dari Debian, misalnya Ubuntu.
    Download di sini.
  6. elementary
    elementary
    elementary adalah distribusi Linux desktop berbasis Ubuntu. Beberapa fitur yang menarik termasuk lingkungan desktop kustom yang disebut Pantheon dan banyak aplikasi khusus termasuk Foto, Musik, Video, Kalender, Terminal, File, dan banyak lagi. elementary juga dilengkapi dengan beberapa aplikasi standard seperti browser web Epiphany dan email Geary.
    Download di sini.
  7. Solus

    Solus adalah distribusi Linux yang dibangun dari awal. Solus menggunakan versi bercabang dari manajer paket PiSi, dipertahankan sebagai “eopkg” dalam Solus, dan lingkungan desktop kustom yang disebut “Budgie”. Desktop Budgie, yang dapat diatur untuk meniru tampilan dan nuansa desktop GNOME 2, terintegrasi dengan paket GNOME. Distribusi linux ini hanya tersedia untuk komputer 64-bit.
    Download di sini.
  8. Zorin
    zorin
    Zorin OS adalah distribusi Linux berbasis Ubuntu yang dirancang khusus untuk pendatang baru ke Linux. Zorin memiliki antarmuka pengguna grafis seperti Windows dan banyak program mirip dengan yang ditemukan di Windows. Zorin OS juga dilengkapi dengan aplikasi yang memungkinkan pengguna menjalankan banyak program Windows. Tujuan utama distribusi ini adalah untuk memberikan alternatif Linux ke Windows dan mengajak pengguna Windows menikmati semua fitur Linux tanpa kesulitan.
    Download di sini.
  9. Fedora

    Fedora adalah distribusi Linux yang dikembangkan oleh Proyek Fedora yang didukung komunitas dan dimiliki oleh Red Hat. Fedora berisi perangkat lunak yang didistribusikan di bawah lisensi open source dan bertujuan untuk menjadi yang terdepan dalam teknologi tersebut. Fedora memiliki reputasi untuk berfokus pada inovasi, mengintegrasikan teknologi baru sejak awal dan bekerja erat dengan komunitas Linux. Desktop default di Fedora adalah GNOME dan antarmuka default adalah Shell GNOME. Proyek Fedora juga mendistribusikan variasi kustom dari Fedora yang disebut Fedora spins. Sistem operasi ini dibangun dengan set paket perangkat lunak tertentu, menawarkan lingkungan desktop alternatif atau menargetkan minat khusus seperti game, keamanan, desain, komputasi ilmiah, dan robotika.
    Download di sini.
  10. deepin
    deepin
    deepin adalah distribusi berbasis Debian yang bertujuan untuk menyediakan sistem operasi yang elegan, mudah digunakan dan andal. Distro linux ini tidak hanya mencakup yang terbaik yang ditawarkan dunia open source, tetapi juga menciptakan lingkungan desktop sendiri yang disebut DDE atau Deepin Desktop Environment yang didasarkan pada toolkit Qt 5. Deepin memusatkan perhatiannya pada desain intuitif. Aplikasi buatan sendiri, seperti Deepin Software Center, DMusic, dan DPlayer dirancang untuk pengguna biasa. Karena mudah dipasang dan digunakan, deepin bisa menjadi alternatif Windows yang baik untuk penggunaan kantor dan rumah.
    Download di sini.

Mohon maaf jika ada beberapa gambar di atas tidak up to date. Saya sendiri masih setia pakai Ubuntu, versi 18.04 LTS. Belum punya kesempatan untuk meng-upgrade ke 20.04. Kalau Anda pakai yang mana?

 

Itulah tadi informasi dari idn poker mengenai Daftar Distro Linux Paling Populer 2020 oleh - seputararduino.xyz dan sekianlah artikel dari kami seputararduino.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Saturday, July 25, 2020

Tutorial Cara Instalasi VueJS Di Linux oleh - seputararduino.xyz

Halo sahabat selamat datang di website seputararduino.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Tutorial Cara Instalasi VueJS Di Linux oleh - seputararduino.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Seperti pada artikel saya sebelumnya mengenai daftar framework javascript yang populer saat ini dan mengenal Vue.js. Pada artikel ini saya akan menulis bagaimana cara instalasi Vue.js di Linux. Saat ini saya menggunakan Linux Ubuntu 18.04 LTS, sepertinya masih belum bisa beranjak ke versi 20.04 LTS hehehe…

Vue.js adalah framework javascript yang memungkinkan Anda untuk mengembangkan “single page application”, yaitu aplikasi yang dibuat dengan javascript responsif, secara singkat dan sederhana, aplikasi yang dapat berjalan tanpa memuat ulang halaman di setiap interaksi (terutama dengan panggilan AJAX) yang memungkinkan pengguna untuk memiliki pengalaman yang sangat menyenangkan, cepat dan sangat modern.

Sebenarnya ada 3 cara untuk memulai atau menginstal Vue.js, yaitu :

  1. Menggunakan CDN, hanya dengan memanggil script Vue.js dari link CDN. saya tidak akan membahas ini.
  2. Menggunakan NPM
  3. Menggunakan Vue CLI

Mengunakan NPM

NPM (Node Package Manager) digunakan untuk menginstal paket. Anda dapat menggunakannya untuk menginstal Vue dalam proyek baru atau yang sudah ada. Anda perlu memastikan Anda telah menginstal Node.js bersama dengan akses ke NPM. Jika sebelumnya Anda belum pernah menginstal NPM dan Node.js, ikuti perintah di bawah:

Install Node.js

Install NPM

Untuk mengecek versi dari NPM dan Node.js, bisa gunakan perintah di bawah :

Ketika proses instalasi NPM dan Node.js sudah benar, buka kembali terminal dan buat folder untuk memulai project baru Vue.js

Kemudian untuk menyimpan dependensi dari aplikasi yang akan kita bangun berdasarkan apa yang akan diinstal dengan NPM, kita perlu membuat file package.json.

Kemudian kita menginstal Vue.js, dengan perintah

Karena secara default pada package.json, file utama dari aplikasi adalah index.js. Dan Anda mesti menambahkan package lainnya lagi untuk mulai membangun aplikasi.

Menggunakan Vue CLI 

Untuk menggunakan Vue CLI, kita juga harus menginstal Node.js dan NPM sebelumnya. Caranya sama seperti di atas. Gunakan perintah di bawah untuk menginstall Vue CLI:

Vue menyediakan CLI untuk single page application yang cepat. Vue CLI menyediakan pengaturan pembangunan aplikasi untuk alur kerja frontend modern. Hanya perlu beberapa menit untuk memulai dan menjalankan aplikasi dengan hot-reload, lint-on-save, dan versi produksi.

Dengan menggunakan Vue CLI, kita coba untuk membuat project dengan perintah di bawah:

Webpack adalah kumpulan bundel modul dari aset aplikasi Anda (seperti komponen Vue dan file Javascript biasa) dan menggabungkannya ke dalam bundel yang disebut. Hal ini berbeda dari hanya menyatukan dan memperkecil file Javascript. Kemudian buka folder vue-cli.

Kemudian install

Jalankan aplikasi ini dengan perintah

Maka akan otomatis membuka web browser dengan tampilan default.

Cukup mudah bukan?

Itulah tadi informasi dari agen judi poker mengenai Tutorial Cara Instalasi VueJS Di Linux oleh - seputararduino.xyz dan sekianlah artikel dari kami seputararduino.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Sunday, July 19, 2020

Tutorial Cara Instalasi Database SQLite Di Linux oleh - seputararduino.xyz

Halo sahabat selamat datang di website seputararduino.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Tutorial Cara Instalasi Database SQLite Di Linux oleh - seputararduino.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Menyambung tulisan saya mengenai SQLite di sini, pada artikel ini saya akan menunjukkan bagaimana cara menginstall SQLite di Linux dan bagaimana cara menggunakannya.

Ada berbagai macam manajer basis data saat ini. Dari semuanya, MySQL memang tetap menjadi yang paling menonjol dalam dunia open source. Di sisi lain, PostgreSQL juga merupakan alternatif yang kuat serta memiliki pengguna yang tinggi dalam kalangan enterprise.

SQLite adalah perangkat lunak basis data yang ringan. Sama seperti basis data lainnya yang merupakan aplikasi baris perintah. Anda harus menggunakan baris perintah atau SQLite API pada bahasa pemrograman lain untuk menggunakan database SQLite. SQLite memiliki grafis front-end SQLite Browser untuk bekerja dengan database SQLite secara grafis.

Saya menggunakan Ubuntu 18.04 LTS.

Pertama-tama perbarui cache repositori paket apt dengan perintah berikut:

Sekarang untuk menginstal SQLite, jalankan perintah berikut :

SQLite sudah terinstall, untuk memastikan proses instalasi sudah benar, jalankan perintah berikut:

Hasilnya seperti di bawah ini

Sama seperti kita ketika berhasil menginstall MySQL, kita bisa menggunakan terminal untuk melakukan berbagai perintah dalam database. Untuk mempemudah melakukan pengelolaan database, kita memerlukan database GUI. Ada banyak pilihan dalam memilih GUI untuk SQLite, namun dalam tutorial ini saya memilih SQLite browser.

Untuk instalasi SQLite Browser, jalankan perintah di bawah ini :

Jika proses instalasi berhasil, maka akan muncul SQLite Browser di applications. Kemudian di klik, tampilannya akan seperti di bawah ini :

sqlite browser

Jika Anda telah terbiasa menggunakan berbagai GUI dari MySQL maupun Postgre SQL, tentunya tidak akan sulit untuk menggunakannya.

Untuk mulai menggunakannya, klik “New Database” kemudian dikarenakan SQLite akan menyimpan langsung database dalam harddisk maka kita harus menentukan nama file-nya. Misal “db_coba”, setelah itu akan muncul pop up untuk mulai membuat tabel dari database ini. 

create sqlite db

Untuk melakukan manipulasi data Anda bisa pilih tab “Browser Data” begitu pula untuk mengeksekusi custom kueri Anda bisa menggunakan tab “Execute SQL”. Bisa dibilang sangat sederhana dan mudah menggunakannya. Semua properties dari database yang Anda buat akan di simpan pada file yang telah Anda buat sebelumnya, biasanya ada 2 file : 1 file database dan 1 file jurnal. Pastikan Anda tidak menghapus file-file tersebut 🙂

Artikel selanjutnya bagaimana cara menggunakan Python dengan SQLite.

 

Itulah tadi informasi dari idn poker mengenai Tutorial Cara Instalasi Database SQLite Di Linux oleh - seputararduino.xyz dan sekianlah artikel dari kami seputararduino.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Friday, July 17, 2020

Arsitektur Serverless Membangun Aplikasi Tanpa Server oleh - seputararduino.xyz

Halo sahabat selamat datang di website seputararduino.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Arsitektur Serverless Membangun Aplikasi Tanpa Server oleh - seputararduino.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Arsitektur tanpa server (juga dikenal sebagai komputasi tanpa server atau FaaS Function as a Service) adalah pola desain perangkat lunak di mana aplikasi di-host oleh layanan pihak ketiga, menghilangkan kebutuhan lunak dan perangkat keras oleh pengembang. Aplikasi dipecah menjadi fungsi-fungsi individual yang dapat dipanggil dan kemudian juga bisa dijalankan secara individual.

Mengapa menggunakan komputasi tanpa server?
Komputasi tanpa server menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan infrastruktur berbasis cloud tradisional atau server-centric. Bagi banyak pengembang, arsitektur tanpa server menawarkan skalabilitas yang lebih besar, lebih banyak fleksibilitas, dan waktu yang lebih cepat untuk dirilis, semuanya dengan biaya yang lebih rendah. Dengan arsitektur tanpa server, pengembang tidak perlu khawatir tentang pembelian, penyediaan, serta pengelolaan server sebagai backend. Berikut ini perbandingan antara arsitektur tradisional dengan serverless.

Siapa yang Harus Menggunakan Serverless?
Anda sebaiknya mempertimbangkan untuk menggunakan penyedia layanan tanpa server jika Anda memiliki sejumlah kecil fungsi yang perlu untuk dihosting. Jika aplikasi Anda lebih kompleks, arsitektur tanpa server mungkin masih bisa bermanfaat, tetapi Anda perlu membuat arsitek aplikasi Anda dengan cara yang sangat berbeda. Mungkin lebih masuk akal untuk memindahkan sebagian kecil aplikasi ke fungsi tanpa server dari waktu ke waktu.

Apa keuntungan dari komputasi tanpa server?
1. Tidak diperlukan manajemen server.
Meskipun komputasi ‘serverless’ sebenarnya terjadi di server, pengembang tidak pernah harus berurusan dengan server. Semua ini dikelola oleh vendor. Sehingga dapat mengurangi investasi yang diperlukan, menurunkan biaya, dan juga membebaskan pengembang untuk membuat dan memperluas aplikasi mereka tanpa dibatasi oleh kapasitas server.

2. Pengembang hanya dikenai biaya untuk ruang server yang mereka gunakan.
Pengembang hanya dikenakan biaya untuk apa yang mereka gunakan. Kode hanya berjalan ketika fungsi backend diperlukan oleh aplikasi tanpa server, dan kode secara otomatis ditingkatkan sesuai kebutuhan. Penyediaan sumber daya bersifat dinamis, tepat, dan real-time. Sebaliknya, dalam arsitektur ‘server’ tradisional, pengembang harus memproyeksikan berapa kapasitas server yang mereka butuhkan dan kemudian membeli kapasitas itu.

3. Arsitektur tanpa server secara inheren dapat diskalakan.
Aplikasi yang dibangun dengan infrastruktur tanpa server memiliki skalabilitas yang secara otomatis saat basis pengguna tumbuh atau penggunaan meningkat. Jika suatu fungsi perlu dijalankan dalam beberapa event, server vendor akan memulai, menjalankan, dan mengakhirinya sesuai kebutuhan. Sehingga aplikasi tanpa server akan dapat menangani jumlah permintaan yang sangat tinggi. Aplikasi yang terstruktur secara tradisional dengan jumlah ruang server yang tetap dapat down jika penggunanya meningkat secara tiba-tiba.

4. Penyebaran dan pembaruan cepat dimungkinkan.
Menggunakan infrastruktur tanpa server, tidak perlu mengunggah kode ke server atau melakukan konfigurasi backend apa pun untuk merilis versi aplikasi yang terbaru. Pengembang dapat mengunggah kode sekaligus atau satu fungsi sekaligus, karena aplikasi tersebut merupakan kumpulan fungsi yang disediakan oleh vendor.

5. Kode dapat berjalan lebih dekat ke pengguna akhir dan mengurangi latensi.
Karena aplikasi sebenarnya tidak di-host di server asal, kodenya dapat dijalankan dari mana saja. Sehingga mengurangi latensi karena permintaan dari pengguna tidak lagi harus melakukan perjalanan jauh ke server asal.

Beberapa vendor penyedia layanan serverless antara lain : AWS Lambda, Azure Functions by Microsoft, Google Cloud Functions, IBM Cloud Functions.

Itulah tadi informasi dari poker online mengenai Arsitektur Serverless Membangun Aplikasi Tanpa Server oleh - seputararduino.xyz dan sekianlah artikel dari kami seputararduino.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

© 2017 SeputarArduino Membahas Seputar Arduino dan IOT Lengkap. All rights resevered. Powered By Blogger